| Indonesia

Ford Design Challenge: Inspirasi Bagi Para Perancang Berkelanjutan Masa Depan

Untuk tahun kedua berturut-turut Ford bekerjasama dengan Redress –sebuah LSM yang mempromosikan konsep berkelanjutan (sustainable) dalam industri fashion– untuk menggelar “Redress Forum 2016: Ford Design Challenge.” Pada tanggal 15 Januari, 10 perancang berbakat dari Asia dan Eropa akan ditantang untuk menciptakan busana menggunakan bahan-bahan berkelanjutan Ford.

Bahan-bahan ini dibuat dari hasil daur ulang botol-botol plastik. Sebuah serat khusus dihasilkan yang digunakan dalam proses penenunan bahan tersebut. Botol plastik hanyalah satu dari sekian banyak bahan daur ulang yang digunakan dalam kendaraan Ford.

Sebelum ajang itu, Ford menemui beberapa perancang yang ikut serta dalam tantangan itu dan mereka kami berikan tiga pertanyaan pendek tentang apa arti berkelanjutan buat mereka.

Wen Pan, China

Redress Main Image-672x372-02

  1. Mengapa Anda peduli pada konsep berkelanjutan?
    Saya selalu merasa harus ada cara untuk mengimbangi kebutuhan kita dengan beban yang kita berikan pada bumi ini. Saya ingin terus menelusuri keseimbangan ini lewat rancangan-rancangan berkelanjutan -bidang yang saya minati- dan itu memicu refleksi yang lebih dalam lewat karya-karya saya.
  2. Kapan Anda mulai memiliki minat pada rancangan berkelanjutan?
    Saya sering melihat banyak sekali produk fashion yang dihasilkan dengan cepat dan berkualitas rendah di toko-toko dan itu memicu minat saya untuk mencoba mengajak industri agar lebih melambatkan diri lewat karya-karya saya.
  3. Ford Design Challenge sebentar lagi akan digelar. Selama ajang itu Anda akan menggunakan bahan yang sama untuk kursi mobil Ford yang dibuat dari botol-botol plastik. Apa hal pertama yang muncul di pikiran Anda ketika mendengar Ford menggunakan bahan-bahan seperti ini di produk mobilnya?
    Saya suka gagasan yang menghadirkan bahan-bahan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga menjadi contoh penting bagi industri lain yang juga tengah berusaha untuk mengurangi limbah mereka.

Esther Lui, Hong Kong

Redress Main Image-672x372-03

  1. Mengapa Anda peduli pada konsep berkelanjutan?
    Sebagai perancang dan melihat sumber daya di bumi ini semakin menghilang sementara setiap hari limbah tekstil yang dibuang semakin bertambah, saya menjadi sangat termotivasi untuk memanfaatkan setiap limbah tekstil dalam karya-karya saya. Adalah sebuah kepuasan tersendiri bagi saya untuk bisa memberikan hidup baru pada bahan-bahan tekstil yang sudah tidak digunakan.
  2. Apa yang anda pribadi lakukan untuk hidup secara berkelanjutan?
    Saya mengumpulkan banyak pakaian dari teman-teman yang pada setiap musim terus membeli pakaian baru, lalu kemudian saya sumbangkan. Saya yakin setiap tindakan kecil bisa ikut berkontribusi pada upaya membuat masyarakat kita dan dunia lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  3. Ford Design Challenge sebentar lagi akan digelar. Selama ajang itu Anda akan menggunakan bahan yang sama untuk kursi mobil Ford yang dibuat dari botol-botol plastik. Apa hal pertama yang muncul di pikiran Anda ketika mendengar Ford menggunakan bahan-bahan seperti ini di produk mobilnya?
    Saya rasa ini ide yang sangat bagus. Setiap hari kita membuang begitu saja jutaan botol plastik. Dengan mengumpulkan dan mendaur ulangnya menjadi bahan untuk kursi mobil, Ford tidak hanya membantu mengurangi emisi CO2, tapi juga mendorong perusahaan lain untuk punya kepedulian agar produk mereka lebih berkelanjutan.

Belle Benyasarn, Thailand

Redress Main Image-672x372-04

  1. Mengapa Anda peduli pada konsep berkelanjutan?
    Sebagai perancang, saya yakin sudah menjadi kewajiban saya untuk mengerti dampak jangka panjang dari produk yang saya buat. Kita umumnya belajar banyak tentang desain dan proses pembuatannya, tapi kita jarang memikirkan dampak dari produk yang dihasilkan dan apa yang terjadi setelah kita menjual hasil-hasil rancangan itu. Saya ingin menjadi bagian dari kalangan generasi perancang yang baru yang meningkatkan standar dalam industri fashion.
  2. Kapan Anda mulai memiliki minat pada rancangan berkelanjutan?
    Saya pertama kali mulai tertarik pada rancangan berkelanjutan saat kuliah di bidang arsitektur. Sejak itu minat saya pada bidang ini terus meningkat dan berkembang. Saya berusaha untuk menerapkannya pada bidang desain yang lain, termasuk tekstil dan fashion. Misalnya, saya banyak memberi perhatian pada upaya mendapatkan bahan-bahan yang lebih berkelanjutan.
  3. Selesaikan kalimat ini: Rancangan berkelanjutan adalah _______________.
    Rancangan berkelanjutan adalah solusi yang mudah dan kreatif bagi pihak produsen, konsumen dan masyarakat.