| Indonesia

Daur Ulang Tidak Pernah Tampak Sebagus Ini

Ford memahami lingkungan hidup yang berkelanjutan akan tergantung pada disain dan imajinasi kreatif, baik berupa mesin pemenang penghargaan seperti EcoBoost atau bahan-bahan ramah lingkungan seperti botol-botol plastik yang didaur ulang menjadi bahan untuk kursi mobil.

Emily Lai and Christina Dean

Atas alasan itulah pada tanggal 19 Januari 2015, Ford menjadi tuan rumah ajang Redress Forum 2015: Ford Design Challenge. Ini adalah ajang di mana para disainer fashion berbakat dan orang-orang berpengaruh bertemu para pakar bahan dari Ford serta bekerja menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Mereka juga membicarakan masa depan lingkungan hidup yang berkelanjutan dalam industri fashion dan otomotif.

Redress Forum: Ford Design Challenge 2013-2014

Kegiatan ini juga membahas masa depan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Emily Lai, Manajer Bidang Disain Warna dan Bahan, Ford Asia Pasifik, menjadi juri dalam acara ini. Kepada para peserta Emily bercerita tentang strategi disain Ford yang menggunakan pendekatan menyeluruh untuk memastikan terciptanya lingkungan yang ramah dan berkelanjutan. Menurutnya, dalam seluruh produk Ford digunakan 41 bahan kursi dari hasil daur ulang seperti botol plastik dan bahan jins.

Sementara itu Christina Dean, pendiri dan CEO dari Redress yang merupakan mitra Ford menekankan bahwa pilihan-pilihan disain dalam industri fashion memiliki dampak terhadap lingkungan hidup. Ia menggaris bawahi selama ini kita tidak menyadari bahwa elemen-elemen seperti transportasi bisa berdampak pada jejak karbon dari pakaian yang kita beli. Ditambahkannya, bahan yang ringan seperti polyester bisa lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan-bahan seperti katun.

Ford Design Challenge Designers

Setelah mencari inspirasi dengan menelusuri jalanan di Hong Kong, lima tim disainer menghabiskan waktu tiga jam untuk menciptakan rancangan orisinil dari bahan ramah lingkungan yang biasanya digunakan untuk membuat kursi mobil Ford. Ini juga adalah simbol bahwa untuk urusan ramah lingkungan para disainer itu ada di kursi pengemudi.

Ford Design Challenge Winners Veronica Lee and Amandah Andersson

Hasilnya, Veronica Lee dari Malaysia dan Amandah Andersson dari Swedia membawa pulang hadiah utama berkat disain mereka. Keduanya mengubah bahan-bahan ramah lingkungan dari Ford menjadi sebuah gaun dengan kimono besar, yang terinspirasi dari perancah-perancah bambu yang mereka lihat di gedung Dewan Legislatif Hong Kong. Setelah selesai mengerjakan gaun tersebut, Lee mengatakan, “Saya tidak pernah terpikirkan bahwa botol-botol plastik bisa diubah menjadi bahan-bahan yang menarik dan akhirnya menjadi pakaian yang tidak pernah terduga sebelumnya.”

Simak video berikut untuk melihat rangkuman dari acara tersebut:

Anda juga bisa menuju halaman Flickr Ford AP untuk melihat kegiatan di balik layar dari acara tersebut, serta melihat Ford Sustainability Report untuk tahu lebih banyak tentang bahan-bahan ramah lingkungan Ford.